5 July 2012

Pascapelajar

Blogpost kali ini cuma sekadar random thoughts aja, drpd blog terbengkalai. Kasihan kan para peng-kepo

--------------------------

Katanya hidup dengan label mahasiswa itu adalah puncak braingasm sewaktu kita masih muda ya? Entahlah. Saya sendiri juga baru lulus sekolah kemaren sore, sekarang masih pengangguran demi menunggu satu set scene lainnya. Mungkin kalo dalam sepakbola, pemain berstatus bebas transfer itu merupakan suatu anugerah bagi tim lain yang tertarik merekrut dirinya, secara gratiss meennn! Lain kalo sama apa yang saya rasakan sementara ini, hidup bebas transfer itu boring to the maxxx. Bingung mau mbakar apa, kalo mau mencari kesibukan akhir-akhirnya malah males. Kalo mau memproduksi suatu karya, akhir-akhirnya juga nggak dibayar tuh .__. Emang saya sendiri sering sih kurang kerjaan bikin sesuatu, tapi hasil jadinya cuma dinikmatin  privat aja. Kalo kayak gini caranya, gak bakal ada yang mengapresiasi  karya kita kecuali kita sendiri (dan makhluk-makhluk astral tentunya). Wahaha kowe kakean nonton dunia lain za!

--------------------------

Dengan menulis, kita punya identitas! Iya, dengan membaca tulisan seseorang, kita bisa mengetahui pola pikiran orang tersebut. Kalo kita udah paham pola pikiran seseorang, maka kita bisa mengerti kepribadian seseorang  dari apa yang direfleksikannya dalam tulisannya. Wtf-nya lagi, yang namanya tulisan itu bisa dijadikan kotak emosi, dunia fantasi, dan media propaganda oleh si penulis, dan si pembaca pun juga ikut mendapatkan hal-hal itu tetapi sesuai dengan persepsi masing-masing! Tulisan emang keren.

Btw, kalo bicara tentang tulisan, maka tanpa ragu saya akan mengatakan bahwa tulisan adalah cara yang paling canggih dalam hal berkomunikasi. Tulisan itu tidak tergantikan. Media elektronik berupa gelombang radio, analog, digital, dan elektromagnetik itu cuma pelengkap aja! suplemen! Kenapa? karena (kembali ke bait pertama )