30 November 2012

Hikmah Kuliah Kosong: Upcoming Computing Trends

Kamis siang kemarin, saya diajak oleh teman saya untuk mengikuti seminarnya anak-anak Himakom yang bertajuk Techno Update di auditorium Fakultas Biologi UGM. Niat awalnya cuma waktu itu dumping waktu kuliah yang kebetulan dosennya pada gak dateng semua. Well, bukan kebetulan juga sih, udah sejak Rabu saya ngampus tapi ajaibnya dosennya gak ada yang masuk -__- kita lihat saja apakah Jumat pagi ini dosen KonFis masuk LOL. Oke kembali lagi, ternyata seminarnya emang worth untuk diikuti. Selain dapet pengetahuan tentang tren komputer di masa mendatang, ternyata juga dapet makanan gratis dan sertifikat. Seminar yang disponsori oleh Intel ini menghadirkan JagatReview[dot]com sebagai narasumber utama.

Intinya, kali ini saya akan cerita hal-hal menarik yang saya dapatkan sewaktu mengikuti seminar. So here we go.

Presentasi pertama, salah satu presentasi yang paling menarik dari seminar tersebut ialah presentasi dan demo mengenai Intel NUC (Next Unit of Computing). Intel NUC adalah PC yang hanya berukuran 4 inch x 4 inch. Yap! cuma 10,2 cm x 10,2 cm! Dan di demo tersebut, Intel NUC ini dicoba performanya dengan beberapa game seperti PES 2013 dan COD Black Ops, tanpa diduga, keduanya run smoothly dengan frame rate sekitar >50 fps untuk PES dan >30 fps untuk COD Black Ops. Saya masih ingat, saat itu semua audience langsung pada "woooow" LOL. Tapi ini emang stunning banget. Selain performa yang cukup powerful, konsumsi daya Intel NUC ini ternyata cuma 10-25 watt atau setara dengan lampu neon rumahan which is 1/5 konsumsi daya PC biasa. Intel NUC ini sangat cocok digunakan sebagai embedded computer, misalnya, dikolaborasikan dengan smart TV.

Selanjutnya, ada demo SSD versus HDD. Isu ini emang lagi hot banget, karena banyak kalangan beranggapan bahwa saat ini pake Harddisk (HDD) itu lebih worth daripada pake SSD yang notabene masih dianggap mahal. [Mungkin] karena gak terima dengan anggapan tersebut, sang narasumber pun ingin mengungkap fakta yang sebenarnya melalui demo ini. Parameter yang digunakan dalam 'pertandingan' ini ialah kecepatan mengeksekusi 'set actions' dalam Adobe Photoshop di atas notebook yang sama. Keduanya diberikan satu 'set actions' yang sama juga. Demo pertama memberikan kesempatan kepada HDD untuk di-test dan tercatat bahwa dengan HDD 'set actions' yang ada di Photoshop tersebut terselesaikan dalam waktu sekitar 8 menit. Sang narasumber mencongkel casing beserta HDD-nya dan menggantinya dengan SSD yang isinya udah dikloning sama HDD tadi. Dan sekarang, giliran SSD untuk menunjukan taringnya. Tercatat bahwa dengan SSD, 'set actions' yang ada di Photoshop tersebut terselesaikan hanya dalam 3 menit, atau sekitar 125% lebih cepat dibandingkan HDD. Wush! penonton terbelalak lol. Kenapa bisa demikian? Karena Windows membutuhkan swap memory yang berjalan di atas storage utama, dalam hal ini HDD dan SSD, padahal kecepatan baca tulis SSD = 6x kecepatan HDD, sehingga komputer terasa semakin cepat. Lebih lengkapnya bisa dilihat di sini

Narasumber sempat memberitahu bahwa sebenarnya kita tidak boleh mengguncangkan/memindahkan laptop sewaktu menyala, apalagi laptop yang masih menggunakan HDD, karena laptop zaman sekarang belum ada yang 100% tahan guncangan. Namun, bila laptop sudah menggunakan SSD, potensi kerusakan karena guncangan dapat berkurang drastis.

Next, presentasi mengenai overclocking. Sebenarnya saya tidak terlalu paham dengan presentasi ini karena yang dibahas memang bener-bener dunia OC banget XD Intinya, Indonesia adalah negara overclockers peringkat 3 di dunia; overclocking itu merupakan hobi yang menyenangkan, baik bagi sang OC-ers maupun bagi pedagang prosesor; Intel mengeluarkan prosesor seri K yang memang didesain khusus untuk overclock.

Terakhir, presentasi mengenai Ultrabook. A laptop when you need it, a tablet when you want it. One click, tap or swipe, and your world won't be the same

Ultrabook merupakan rancangan notebook masa depan dari Intel yang menyatukan keunggulan yang dimiliki notebook dan tablet serta menjadi generasi baru dari perangkat yang menggabungkan respon kinerja, keamanan, ringan, dan faktor bentuk yang elegan dikelasnya.  

Karena istilah 'Ultrabook' ini merupakan ide dan trademark-nya Intel, maka vendor-vendor lain yang ingin mengeluarkan 'Ultrabook' harus mematuhi spesifikasi dari Intel agar produk mereka dapat menyandang nama 'Ultrabook'. Secara umum, Ultrabook memiliki spesifikasi minimum antara lain sebagai berikut.

  1. Ketebalan Ultrabook antara 3 mm diukur dari sisi tertipis dan memiliki berat antara 1,12 kg sampai 1,36 kg,
  2. Ultrabook harus diotaki prosesor core i5 dan core i7,
  3. baterai ultrabook tidak dapat dilepas dan sudah menyatu dengan casing atau unibody,
  4. meskipun tipis dan ringan Ultrabook memiliki durabilitas yang kokoh dan terasa sangat solid ketika digenggam,
  5. menggunakan SSD.
Overview

Perkembangan teknologi komputer di beberapa tahun yang akan datang akan terfokus pada peningkatan performa kecepatan respon, fleksibilitas penggunaan, dan konsumsi energi (isu utama). Sebenarnya, vendor prosesor seperti Intel bisa saja langsung menciptakan prosesor dengan clock yang sangat tinggi, misal 6GHz atau 8GHz. Namun, yang menjadi perhatian para peneliti bukanlah performa saja, melainkan juga sisi fleksibilitas dan konsumsi daya yang rendah. Tiap tahunnya, Intel selalu mengeluarkan prosesor berdaya lebih rendah dengan performa yang sama atau lebih baik. Vendor-vendor komputer juga berkompetisi menciptakan device dalam bentuk dan ukuran yang lebih kecil, sehingga nantinya device komputer semakin portable dan berpotensi dapat digabungkan dengan device lain (embedded computer). Dalam bidang storage, media penyimpanan data berbasis magnetik akan perlahan-lahan ditinggalkan dan digantikan dengan penyimpan data yang lebih statis, seperti Flash-based storage dan memory transistor.

Di masa mendatang, mungkin definisi device (komputer,tablet, notebook, netbook, handheld, smartphone) akan menjadi rancu karena semua device akan memiliki fitur yang sama-sama multifungsi, sehingga hanya akan dikenal dua istilah: komputer dan nonkomputer :D Contoh yang paling nyata saat ini adalah komputer tablet dengan smartphone; notebook dengan netbook.

Sekian. Semoga pos ini dapat memperjelas visi pembaca mengenai teknologi komputer yang akan keluar dalam beberapa tahun kedepan :)

23 November 2012

The [Super] Power of Social Media for Creative Industry



     Ini bukanlah kisah. Kisah tentang bagaimana orang-orang inovatif menginjeksikan khayalan yang ada di dalam kepala mereka ke dalam sebuah realitas yang dapat mempengaruhi publik.

     Ini adalah fakta. Fakta tentang bagaimana orang-orang inovatif menginjeksikan khayalan yang ada di dalam kepala mereka ke dalam sebuah realitas yang dapat mempengaruhi publik.

     Khayalan-khayalan keluar dari pikiran mereka. Entah itu sekadar fantasi, keinginan, mimpi, ataupun berbagai hal abstrak dan gila lainnya. Mereka menyebut khayalan itu dengan sebuah nama yang unik: 'ide'. Namun, ide tersebut tidak akan banyak mendapat atensi jika hanya sebagian kecil saja yang menikmati. Diperlukan promosi gila-gila-an untuk menarik hati masyarakat. Untungnya, manusia tidak pernah kehabisan akal dalam hal memanfaatkan hal-hal disekitar mereka. Oportunis? Jelas, kesempatan tidak selalu terulang bung! Mereka pun berlomba memanfaatkan berbagai social media yang saat ini memang lagi hype-up.

     Social media? Apa itu? Menurut Wikipedia, media sosial adalah semua media online yang memungkinkan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi. Sosial media meliputi situs jual-beli, blog, jejaring sosial, wiki, forum, dan berbagai utilitas dunia virtual lainnya.

     Bukanlah tanpa alasan untuk menggunakan social media, karena social media ini memang sebuah fenomena yang cukup mengesankan. Kita lihat saja Facebook dan kawan-kawannya, bayangkan, jutaan orang berbondong-bondong mendaftarkan diri mereka secara sukarela tanpa diperintah oleh siapapun. Jika social media ini adalah pasar dari produk yang kita buat, tentu kita akan langsung senang bukan kepalang, karena target pasar kita datang dengan sendirinya secara 'ajaib'. Dasar pemikiran seperti inilah yang menghiasi orang-orang inovatif tersebut. Mereka mengobral ide melalui berbagai macam social media yang tersedia di internet.

Mereka-mereka yang mengobral ide dan dapat mencuri perhatian publik:


1. The Oatmeal - theoatmeal.com



     The Oatmeal berawal dari sebuah blog yang dikelola oleh kartunis Matthew Inman yang kemudian berkembang pesat karena banyaknya konten atraktif yang mengundang banyak visitor. The Oatmeal aktif membuat berbagai macam karikatur, gambar, dan komik pendek online yang berselera humor.

   Kesan pertama yang akan kalian dapatkan sewaktu berkunjung ke theoatmeal.com adalah full picture. Sekilas,  memang terkesan pembunuh bandwith, namun jika kita bersabar sedikit saja, kita akan menemukan bagaimana The Oatmeal menuangkan ide-ide kreatif. Dengan bersenjatakan karakter yang khas dengan gaya bahasa yang unik, The Oatmeal dapat membangun karakter dan ciri khas dari brand industri kreatif mereka.
Hasilnya? Yap! The Oatmeal sukses menjual suvenir dan buku 'karakter' mereka ke berbagai penggemar di belahan dunia. Menurut Inman, usahanya ini menghasilkan USD 500,000 tahun lalu, atau sekitar (4,5 miliar rupiah). Wush!

    Itu belum semuanya, apa yang dilakukan The Oatmeal kali ini benar-benar 'wow' kuadrat. Sekitar bulan Agustus 2012 yang lalu, The Oatmeal berhasil mengumpulkan dana lebih dari US$1 juta (1 juta USD) hanya dalam 9 hari! What else for?! Berawal dari komik ini, lalu dilanjutkan dengan adanya ini, dan akhirnya berhasil! The Oatmeal berhasil mengungkapkan kebenaran sejarah  melalui komiknya (bukan dengan buku sejarah!) dan mampu mengajak masyarakat menyumbangkan dana yang dibutuhkan untuk pembangunan Tesla Science Center. Berita ini sempat jadi hot topic di US sana. Bukti bahwa social media memiliki kekuatan yang besar untuk menggerakan massa.

 2. 9GAG - 9gag.com


     Siapa maniak internet yang tidak tahu situs ini? 9GAG adalah sebuah social media berbasiskan gambar yang diupload oleh user dari situs tersebut.

      Jika kita telusuri, humor-humor di 9GAG ini ternyata membentuk berbagai tren humor di kalangan pembacanya. Misal kata-kata seperti "WTF is this sh*t", "One does not simply", "dafuq!?", "Go home.., you're drunk", "Forever alone" yang dipopulerkan oleh post-post di 9GAG menjadi sering digunakan oleh pembaca 9GAG dalam pergaulan sehari-hari, dan mereka bangga menggunakannya. Hal ini menyebabkan banyak para oportunis bisnis yang membuat dan menjual berbagai suvenir dan aksesoris yang berkaitan dengan tren dari 9GAG. Lihat saja, banyak sekali industri kreatif yang menggunakan internet meme yang dipopulerkan di 9GAG, mulai dari T-Shirt, baju, tas, dan sebagainya. 

     Secara tidak langsung, 9GAG juga ikut mempengaruhi selera pasar yang ditargetkan oleh para pelaku industri kreatif. Terlebih lagi, user-user di 9GAG berlomba-lomba memamerkan hasil kreativitas mereka sehingga tren humor di 9GAG akan terus berkembang dan selalu relevan dengan selera humor internasional. Benar-benar sesuatu yang mencengangkan ketika 9GAG sendiri sebagai industri kreatif bisa mempengaruhi industri kreatif lainnya. Wow!

     Tidak hanya itu, bagi sebagian orang, mereka juga melihat 9GAG sama halnya dengan jejaring sosial, sama ajaibnya ketika orang-orang secara otomatis mengunjungi produk yang kita buat. Alhasil, 9GAG sangat berpotensi digunakan untuk media promosi secara humoris, efektif, dan gratis tentunya!

     Pada Desember 2011, 9GAG telah mencatat 1 milliar pageviews  bulanan dan menempati Alexa rank 253 situs paling populer di dunia. 9GAG telah berkembang pesat menjadi industri kreatif yang 'kehujanan kreativitas' dari para user-nya.

    Kedua contoh di atas merupakan sebagian contoh kecil dari betapa hebatnya kekuatan social media. Keduanya sama-sama sukses dan mempunyai beberapa persamaan:
  1. Ide yang unik
  2. Konsep yang kreatif
  3. Brand yang berkarakter
  4. Dikemas secara menarik!

     Namun sayangnya, berbagai situs social media ini juga sering digunakan oleh oknum tertentu untuk melancarkan propaganda. Propaganda ini dilakukan dengan melakukan pencitraan dan mengarahkan pembaca dalam pembentukan opini tertentu. Ya, social media memang begitu mengerikan, seperti api, bisa memberi keuntungan yang luar biasa atau memberi kehancuran yang tak terduga. Social media adalah sebuah kekuatan super. Berhubung kita adalah orang yang (semoga) kreatif dan inovatif, mari gunakan social media secara positif semaksimal mungkin!

       Go business, go social media! Seperti apa yang dilakukan Prasetiya Mulya Business School, mereka mengaplikasikan bisnis ke berbagai aspek potensi yang ada. Benar-benar patut dicontoh.

8 November 2012

[true story] Kompilasi Pengalaman Eksistensi Interdimensional

Sebagian besar dari kita pasti pernah mengalami hal-hal yang absurd  di hidup kita. Malahan, terkadang hal-hal yang sering kita anggap absurd itu nggak cuma keliatan absurd aja, tapi juga keliatan ngeyel sama hukum fisika. Melayang, transparan, untouchable, dan kemunculannya yang mak jegagik adalah beberapa contoh konsekuensi dari ke-ngeyel-an tersebut :p Termasuk saya sendiri pernah mengalaminya secara langsung. Kalo ditanya berapa kali? Entahlah, tapi yang jelas lebih dari satu.

Okelah, mari kita mulai saja menguak memori-memori itu :D Ojo wedi lho! wahaha


1. What was that?! - sometime in 1999/2000 @ Rumah Simbah

Kejadian ini udah lama banget, pas aku masih TK sekitar tahun 1999 atau 2000. Waktu itu aku lagi maen sama tetangga, teman se-TK, sekaligus saudaraku yang bernama Indra. Kami maen di rumah simbah kami karena emang rumahku, rumah Indra, dan rumah simbahku itu cuma tetanggaan aja. Sedangkan rumah Indra dan rumah simbahku masih dalam satu komplek kebun, cuma dibatasi pagar.
 

Setelah pulang dari TK, aku sama Indra langsung janjian maen di rumah simbah. Pas itu di rumah simbahku cuma ada aku, Indra, sama Om-ku (sebut aja om Rudi) yang lainnya lagi pada pergi. Aku sama Indra lagi di kolam simbah maen kapal-kapalan dari kayu yang udah dibuatin sama om Rudi, kebetulan emang om Rudi ini emang orangnya kreatif dan produktif. Tapi pas kita lagi maen, om Rudi izin pergi katanya mau fotokopi dulu, jadilah cuma aku sama Indra aja yang jadi penunggu rumah.

Beberapa saat kemudian, karena udah capek maen, aku ngajak Indra buat minum nutrisari di dalem rumah. Kami pun langsung bergegas meninggalkan kolam di kebun dan berniat masuk rumah. Oiya, sebelumnya, pintu yang membatasi antara kebun dan rumah simbahku itu double door, pintu sekaligus bisa buat jendela gitu, mirip kayak kulkas yang dua pintu. Nah, pas waktu itu, bagian atas pintu itu (jendela) dalam keadaan terbuka. Sebelum masuk rumah, aku sama Indra ngobrol dulu tepat di samping pintu itu (bukan di depannya lho). 


Pas lagi ngobrol, karena aku yang menghadap pintu itu, tiba-tiba aku liat ada sesuatu yang keluar dari jendela itu. Itu... 
ITU TANGAN! Sebuah tangan yang dengan asyiknya bersandar di jendela yang menganga! Ngawe-awe. Aku masih ingat betul tangan itu, kulitnya gelap, besar, dan berbulu, singkat kata, mirip tangan hewan primata semacam gorilla, cuma waktu itu gak ngitung sih berapa jarinya.

"Woh! Opo kuwi ndra?" tanyaku. Indra bergegas berbalik badan.
"Ah om rudi ki medeni," jawab Indra.

Kami berdua langsung menghampiri tangan tersebut. Bahkan aku sempet pengen megang tangan itu -_- langkah demi langkah kami semakin mendekat.... dan ketika kami menengok ke dalam pintu... Jeng jeng! Tak ada apapun yang kulihat, kecuali sesosok 'sesuatu' besar hitam gelap dan dua buah mata yang menyala merah mirip LED superbright!

"Waaaaaaaaaaaaaaaa!", refleks kami berdua langsung lari.

Kami berdua lari ke halaman rumah Indra dan *klothak!* Indra ngambil dua buah kerikil yang langsung ditembakkan ke arah pintu itu. Indra langsung manggil bapaknya dan cerita apa yang barusan terjadi. Beberapa saat kemudian, Kami berdua plus bapaknya Indra langsung ngecek ke TKP lagi and... kosong. 

Everything seemed normal.
So, What was that?!

Tunggu cerita selanjutnya! Sekarang belajar dulu \m/

3 November 2012

Perbedaan HDD dengan SSD

Hard Disk Drive (HDD) adalah media penyimpanan (storage) informasi digital berbasiskan magnetic platters yang berputar dengan sangat cepat sebagai memori dan magnetic heads yang berfungsi sebagai penulis/pembaca memori. Sedangkan, Solid State Drive (SSD) adalah media penyimpanan (storage) informasi digital berbasiskan DRAM atau Flash sebagai penyimpanan memori. Perbedaan mendasar dari keduanya:

Hard Disk Drive:
1. Menggunakan magnetic platters yang menimbulkan suara bising bila berputar
2. Start-up time memakan waktu karena harus mempersiapkan segala komponen di dalam HD
3. Data transfer rate tergantung kecepatan  platters dan letak data, rata-rata sekitar 50-100 MBps
4. Potensi kehilangan data membesar jika tidak bekerja pada suhu optimal
5. Bila terpengaruh dengan medan magnet eksternal, data yang terekam di platters bisa hilang
6. Mudah rusak jika terkena goncangan, karena heads dan platters bisa crash sehingga data magnetis yang terekam dapat menghilang
7. Harga HDD sekitar USD 0.05/GB sampai USD 0.01/GB atau IDR 500/GB sampai IDR 1000/GB (pertengahan tahun 2012)
8. Memiliki potensi harapan hidup 20-30 tahun, Potensi harapan hidup dengan pemakaian maksimal 3-5 tahun.

Solid State Drive:
1. Start-up time hampir tidak ada (dapat diabaikan karena dalam milisekon)
2. TIdak mengeluarkan suara bising karena memang tidak ada komponen yang bergerak
3. Lebih hemat daya listrik dibandingkan dengan HDD
4. Lebih kebal terhadap guncangan, getaran, dan temperatur yang tinggi.
5. Data transfer rate relatif konstan, mencapai sekitar 600 MBps
6. Karena dapat menyimpan data meskipun catu daya tidak ada, kelak teknologi SSD ini jika digabungkan dengan teknologi Memristor (Memory Transistor) membuka kemungkinan tercapainya pembuatan sebuah komputer yang dapat dihidup-matikan layaknya sebuah televisi, sehingga istilah start-up, shut down, hang, blue screen dan sejenisnya hanya akan menjadi lembaran hitam dalam catatan sejarah saja.
7. Harga SSD berbasis NAND flash sekitar USD 0.65/GB atau IDR 6000/GB (Februari 2012)
8. Memiliki potensi harapan hidup hingga 140 tahun, Potensi harapan hidup dengan pemakaian maksimal 50 tahun.

Referensi: satu | dua | tiga | empat