6 December 2013

When Selo Strikes

Ok, this one has gotten into my soul recently XD
Cookie Clicker

Now for the stats


pretty cool for first 15 hours, huh? 8-)

14 November 2013

soliter digital sesaat

sedang mencoba menjauhkan diri dari alat interaksi jarak jauh (HP, socmed, atau apapun)
salah satu caranya yaitu dengan mematikan notif sms/socmed di device kesayanganmu
dengan cara itu, kamu hanya akan mendapatkan informasi seperlunya dan seinginmu sadja,
been doing it for days,
... dan ternyata emang nyaman banget

cobalah... mungkin kamu akan menemukan ketenangan yang telah lama hanya kau impikan,
terhindar dari segala hiruk pikuk jarkoman khas mahasiswa,
maupun curhat pasaran yang mungkin dituliskan secara autopilot oleh pikiran labilnya,

jadi teringat jaman pra 2010
waktu di mana komunikasi hanya dilakukan antara transmitter dan receiver biologis
waktu ketika saya belum punya hape maupun fesbuk
yep my life was much much simpler

and we surely miss those days, don't you? :)

31 October 2013

[almost] move to medreza.blogspot.com

Wahaha akhirnya selesai juga pindahannya. Baru tau kalau di blogger ada fitur ekspor-impor blog tanpa dikenai pajak :D

Kalo ditanya alasannya pindah? Sebenernya gak pindah juga sih, cuma diduplikat ke akun satunya aja.
Berarti aku punya 2 akun google? Iyes.
Jadi, dulu sewaktu aku bikin blog ini tahun 2007, statusnya blogger masih berdiri tegak di atas kaki sendiri. Maksudnya belum diakuisisi google gitu. Waktu itu aku register pake akun hotmail yang lumayan bersaing sama yahoo mail. Yaudah sih #ckptw

Seiring berjalannya waktu, tau2 aja itu si google beli blogger. Entah apa yang mereka lakukan, setiap akun blogger langsung dikonversi jadi akun google which means aku bisa login google pake email hotmail -_-
Because that's too awkward and it makes me feel stupid everytime I log on to google with a (actually deactivated) hotmail address, jadinya terjadilah apa yang terjadi sekarang ini:

pindah ke
medreza.blogspot.com
yaa dear pembaca setia :') (emang ada?)

sebenernya agak berat juga sih, soalnya blog yang lama pageviewnya udah ratusan ribu :'( 
udah lumayan sering ngeksis di hasil pencarian google :'(
ada followernya 5 lagi ckck 

tapi yaaah, katanya hidup itu harus move on, keluar dari zona nyaman.. dan sebagainya :/ #ywdc


hah?

***

UPDATE: 
Someone just told me..
Ternyata oh ternyata ada fitur kayak gini




gak jadi pindah haha. Blog satunya buat backup aja~  
#seloo #yoben

11 October 2013

hayo, do you act the same?


Fakta yang lagi ngetren di sekeliling saya saat ini:
Sekarang, setiap orang bisa secara terang-terangan menghina/membeberkan kejelekan seseorang didepan orang tersebut  hanya dengan beralasan "lebih baik diomongin langsung daripada ngomongin di belakang"

Haha, konyol maksimal menurut saya -__- 
mungkin orang-orang sudah lupa tentang pentingnya menjaga perasaan...

2 October 2013

Instant Selo

Pengen selo dengan instan? gampang banget!
Matiin aja notifikasi SMS sama chat di hapemu. Dijamin langsung selooo hahaha

Just tried it. Works great, bro! XD

15 July 2013

2nd semester... aaaand it's gone

Yang kalian tangkap ketika baca judulnya? ya, bisa ditebak kalo semuanya berjalan begitu cepat. Saya ga pernah nyatet selama kuliah semester 2 ini. Binder yang saya beli pas semester 1 lalu pun ga pernah tersentuh. Tapi saya kaget juga kenapa saya masih bisa dapet IP tiga koma sekian. Padahal..

hampir tiap hari kuliah jam 7 tapi dateng jam 8,
kuliah 3 sks tapi seringnya cuma dateng 1 sks,
hampir selalu ngerjain laprak dari nol di kampus,
pernah ada satu masa ketika saya terikat dengan 7 kegiatan yang berbeda sampe bingung bagi waktu,
25% kuliah saya hadiri dengan mimpi (tidur),
saya kuliah di gedung paling purbakala kokoh di UGM #eh #lupakan

Kadang emang banyak hal2 yang gak pernah terpikirkan sebelumnya, tapi terjadi secara 'tiba2' dan itu beyond what you've expected. Puas? jelas. Banget? ya kadang2. Tapi ketika kamu merasa ada yang kurang di tengah kejadian yang beyond expectation itu tadi, bisa jadi yang kurang hanyalah kurang bersyukur.

Iya bos, kurang bersyukur.
Dan bersyukur itu menambah nikmat. Ilmu dari 'langit' itu buoss. Haha

22 March 2013

Kampanye #earthhour: antara Simbolisme dan Pragmatisme

    Sudah merupakan rutinitas ketika listrik di sebagian belahan dunia padam setiap hari Sabtu  akhir bulan Maret.  Masyarakat dengan bangga rela memenggal aliran elektron  ke perangkat elektronik mereka  demi turut serta dalam kampanye pemadaman massal berlabel Earth Hour.  Begitu pun dengan tahun ini, event yang diprakarsai oleh WWF tersebut diperkirakan akan diikuti oleh lebih dari 160 negara, mengingat tahun lalu, peningkatan partisipan Earth Hour melonjak cukup signifikan dari tahun sebelumnya . Dengan bertambahnya jumlah partisipan tiap tahunnya, bisa dikatakan bahwa Earth Hour semakin memperoleh perhatian dari berbagai kalangan. Hal ini menjadi pertanda bahwa semakin banyak umat manusia yang mulai memperhatikan keterbatasan pasokan energi. Meski bermaksud baik, pada kenyataanya, Earth Hour juga memperoleh banyak kritik dari berbagai pihak.

    Event Earth Hour dinilai tidak memiliki andil yang signifikan dalam peredaman bom waktu kelangkaan pasokan energi, tetapi justru seakan memberi sugesti kepada manusia untuk ‘setia’ terhadap pasokan energi utama pada saat ini, padahal kita tahu bahwa saat ini manusia sedang bergantung kepada non-renewable energy. George Marshall, seorang jurnalis Inggris, mengatakan bahwa memperingati Earth Hour sama saja menginginkan kembalinya peradaban zaman batu. Ia juga menambahkan bahwa seharusnya manusia lebih berusaha untuk segera menemukan dan mengelola energi terbarukan daripada berkecimpung merepotkan diri untuk memanajemen penghematan energi tak terbarukan seperti saat ini. Perkataan Marshall ada benarnya juga. Lagipula, aksi penghematan seperti Earth Hour  tidak akan mengurangi emisi secara signifikan, tetapi hanya menunda emisi untuk jangka waktu yang relatif pendek.

    Tetapi, bila ditinjau dari segi tujuan pelaksanaannya, kampanye Earth Hour sebenarnya dibuat untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai perubahaan iklim yang cukup ekstrem dalam beberapa dekade terakhir, bukan untuk menghemat pasokan energi secara pragmatis seperi anggapan beberapa kalangan. Dalam kata lain, Earth Hour merupakan simbol perhatian manusia terhadap kelestarian alam itu sendiri. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang menganggap aksi ini merupakan sebuah usaha besar-besaran dalam menghemat bahan bakar selama 60 menit.  Padahal, konsistensi dan kontinuitas kita dalam menyayangi dan melestarikan alam itulah yang merupakan poin utama di balik sebuah simbolisme Earth Hour. Sebagai penghuni dan penikmat bumi, sudah selayaknnya tugas manusia untuk merawat dan memelihara bumi tidak terbatas pada 60 menit setiap tahun, tetapi sepanjang hayatnya.

10 March 2013

When you compare your words through times

Barusan baca-baca segenap tulisan saya di beberapa thread diskusi saya di kaskus zaman dulu. Ternyata kemampuan penulisan saya improved a lot ya :D haha

Everyone was a n00b, until they keep learning.

post #rapenting btw.

13 February 2013

Worth it


Menurut pengamatan di sekitar lingkungan penulis, tidak jarang saya menemui tipe-tipe orang yang bisa dikategorikan sebagai golongan pesimis dan/atau skeptis dalam decision making. Sebagian besar dari kita pasti juga pernah mengalaminya pada suatu saat, begitu juga dengan saya sendiri. Ungkapan seperti "sinau ra sinau podo wae" dan berbagai ungkapan lain yang seakan menyetarakan antara 0 dan 1, telah menjadi patokan dalam mencari pembenaran, seakan menjadi  bottleneck niat dan motivasi yang seharusnya dapat berkembang. Kalo dipikir-pikir sih, mindset semacam itu muncul karena ketidakyakinan diri sendiri terhadap usaha yang dikorbankan untuk menggapai tujuan. Padahal, menurut saya tidak ada usaha yang sia-sia di dunia ini. Hampir mirip dengan hukum konservatif energi fisis, usaha yang positif akan memberikan pengaruh positif terhadap hasil, begitu juga sebaliknya.

Semua usaha selalu memberikan hasil. Jika terlihat belum membuahkan hasil, berarti jumlah usaha dan ridho-Nya belum mencukupi untuk membuka segel pencapaian. Namun, bisa juga segel pencapaian tersebut sengaja ditutup oleh-Nya dan diberi direct access ke pencapaian yang lain. 'Pencapaian' always come at a price. If you can't get one, you would still hold the money you have, you can spend them on another 'pencapaian'

'price' = usaha minimal, 'money' = jumlah usaha
***

"Dan barang-siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji zarah, niscaya ia akan menerima pahala-Nya, dan barangsiapa yang melakukan keburukan sebesar biji zarah, niscaya ia akan menerima balasannya"(Q.S. Az-Zalzalah ayat 7-8)


 ***
Oleh karena itu, jangan pernah takut untuk berusaha, apalagi berada di dalam koridor ibadah :)
Tidak ada yang sia-sia. Tidak ada yang kebetulan.

17 January 2013

freshemester#1 - confusion

Saya sedang bingung teman, nilai yang ditunggu tak kunjung keluar. Sempet syok banyak temen yang koar-koar "bijine wis methu dab!" di seantero penjuru kampus. Benar saja, ratapan mulai berkumandang ketika deretan angka yang terpajang di selasar sejurus kemudian menghunus ekspektasi mereka. Maka atas respon terhadap situasi tersebut, bergegaslah saya menuju tempat yang diidamkan setiap penggila bandwith kampus: perpus.

Sampainya di perpus, saya melihat banyak buku. Berhubung gumun memperhatikan buku di perpus sudah terlalu konvensional, indera pengelihatan saya langsung tertuju pada blok komputer yang masih perawan, eh belum dipake sama sekali maksudnya.  Saya putuskan untuk langsung meraba dan memasukan jari ke slot tombol power di komputer itu. Perlu anda ketahui, saya melakukan ini semua demi mengakses portal akademika UGM karena seluruh nilai akan menjadi hiasan kontemporer di sana. Namun tiba-tiba, entah karena resonansi atau bukan, saya mulai merasakan getaran di jantung saya. Oh bukan, ternyata sebuah pesan singkat telah sampai dengan selamat dari seorang teman bernama Telkomsel (?). Back again, dengan bismillah saya login ke portal akademik, tetapi ternyata PLN berkehendak lain -_-

Enough dengan cerita lebay di atas, sampai saat ini saya masih mengalokasikan 10% kuota internet saya untuk mengakses portal akademik secara periodik. Mungkin ini termasuk salah satu freshman syndrome, keadaan ketika mahasiswa baru dengan antusiasme maksimum ingin segera mengetahui indeks prestasi pertama mereka. Dan saya merupakan bagian dari mereka. Ditambah lagi, saat tulisan ini dimuat, kebanyakan teman-teman saya dari kelas lain sudah mulai keluar nilainya, sementara kelas saya sendiri not even a single one. Situasi ini mungkin ikut andil dalam merendahkan mood saya, belum lagi ada berita kalau Guardiola akan berlabuh di Munich musim depan, setelah musim lalu digosipkan akan mendarat di Giuseppe Meazza...pffft.

13 January 2013

freshemester#1 - short prologue of an end

It's been almost two months since the last time I logged in to this blog.  
Looks like that 2 months took too much away my free time :S 
Yeah, mostly assignments and final exams preparation that made my days so dull. That's what they call college life. 

But it's okay, that was just a part of my history, let them be reminded forever. Actually, I had plenty free time during year-end holiday, but my internet provider was sucked on that days, keeping me away from loading pages. Smartfren typical -_-

Well, currently my final exam week is almost over. One more subject and I will be gone through from my freshman semester. 

Of course, I feel the time flies too fast, I still remember like a year ago I was having big paranoia regarding my future: where would I go after high school? Work? You mean being modern slave? Marriage? But with whom? .. and magically the word 'college' came after that question. Nice choice though. And a year later, I'm here waiting for my exams score, first GPA ever, and other college things that need to be done.

What lies ahead are semester holiday and holiday stuffs. I hope it means literally hahaha. 

Seems my holiday will be loaded with tons of programming course and  movies and sleeps and stalking. Currently, I'm learning AVR microcontroller programming in C and Android SDK using Java IDE, Eclipse. Recently, I also hooked up with Python language, it's a powerful and expressive language that has very simple syntax.
Even most hackers in the world use Python to do their masterpieces. 
If you wanna learn some Python stuffs, just go to codecademy.com because they have the best learning-by-doing tutorial on the web (as far as I know). 

Nevertheless, don't forget to replenish yourself, get some proper food, and do exercise because programming stuffs might be painful and those things could help you to feel less pain :D