17 January 2013

freshemester#1 - confusion

Saya sedang bingung teman, nilai yang ditunggu tak kunjung keluar. Sempet syok banyak temen yang koar-koar "bijine wis methu dab!" di seantero penjuru kampus. Benar saja, ratapan mulai berkumandang ketika deretan angka yang terpajang di selasar sejurus kemudian menghunus ekspektasi mereka. Maka atas respon terhadap situasi tersebut, bergegaslah saya menuju tempat yang diidamkan setiap penggila bandwith kampus: perpus.

Sampainya di perpus, saya melihat banyak buku. Berhubung gumun memperhatikan buku di perpus sudah terlalu konvensional, indera pengelihatan saya langsung tertuju pada blok komputer yang masih perawan, eh belum dipake sama sekali maksudnya.  Saya putuskan untuk langsung meraba dan memasukan jari ke slot tombol power di komputer itu. Perlu anda ketahui, saya melakukan ini semua demi mengakses portal akademika UGM karena seluruh nilai akan menjadi hiasan kontemporer di sana. Namun tiba-tiba, entah karena resonansi atau bukan, saya mulai merasakan getaran di jantung saya. Oh bukan, ternyata sebuah pesan singkat telah sampai dengan selamat dari seorang teman bernama Telkomsel (?). Back again, dengan bismillah saya login ke portal akademik, tetapi ternyata PLN berkehendak lain -_-

Enough dengan cerita lebay di atas, sampai saat ini saya masih mengalokasikan 10% kuota internet saya untuk mengakses portal akademik secara periodik. Mungkin ini termasuk salah satu freshman syndrome, keadaan ketika mahasiswa baru dengan antusiasme maksimum ingin segera mengetahui indeks prestasi pertama mereka. Dan saya merupakan bagian dari mereka. Ditambah lagi, saat tulisan ini dimuat, kebanyakan teman-teman saya dari kelas lain sudah mulai keluar nilainya, sementara kelas saya sendiri not even a single one. Situasi ini mungkin ikut andil dalam merendahkan mood saya, belum lagi ada berita kalau Guardiola akan berlabuh di Munich musim depan, setelah musim lalu digosipkan akan mendarat di Giuseppe Meazza...pffft.

No comments:

Post a Comment